Fakta Menarik Bumi Tidak Sepenuhnya Bulat ataupun Datar
Fakta Menarik Bumi Tidak Sepenuhnya Bulat ataupun Datar – Bumi, tempat yang kita huni memiliki sejumlah fakta menarik yang membuat rasa ingin tahu kita semakin tinggi. Planet ini adalah satu-satunya yang di ketahui memiliki kehidupan dengan beragam ekosistem yang menghiasi permukaannnya.
1. Bumi Tidak Datar dan Tidak Bulat Sempurna
Planet besar ini mengerucut di sekitar khatulistiwa sebesar 0,3% persen ekstra akibat rotasi mengenai sumbunya. Diameter Bumi dari Kutub Utara ke Kutub Selatan adalah 12.714 kilometers ementara melalui khatulistiwa adalah 7.756 kilometer. Perbedaan 42,78 kilometer sekitar 1/300 dari diameter bumi. Variasi ini terlalu kecil untuk terlihat dalam gambar Bumi dari luar angkasa, sehingga planet ini tampak bulat bagi mata manusia. Penelitian dari Laboratorium Propulsi Jet NASA. Menunjukkan bahwa lelehan gletser menyebabkan lingkar pinggang bumi menjadi melar.
2. Hari-Hari Semakin Panjnag
Lamanya hari di Bumi semakin meningkat. Ketika Bumi terbentuk sekitar 4,5 milirar tahun yang lalu durasi 1 hari di Bumi hanya sekitar enam jam. Pada 620 juta tahun lalu durasnya telah meningkay menjadi 21,9 jam. Saat ini rata-rata hari adalah 24 jam. Tetapi meningkatnya 1,7 milidetik setiap abadnya. Bulan memperlambat rotasi Bumi melalui pasang surut yang membantuk ciptakan. Rotasi Bumi menyebabkan posisi tonjolan pasang surutnya sedikit mundur dari sumbu Bumi-bulan. Yang menciptakan gaya berputra memperlambat rotasi bumi. Akibanya hari menjadi lebih panjang.
3. Zaman Es di Bumi
Sekitar 600-800 juta tahun yang lalu. Bumi mengalami beberapa perubahan iklim ekstrem yang di kenal sebagai zaman es. Iklim menjadi sangat dingin sehingga beberapa ilmuwan percaya bahwa bumi hampir atau sepenuhnya membeku beberapa kali. Hal ini di kenal sebagai teori snowball Earth. Mungkin ada empat periode seperti itu, yang bergantian membeku dan mencair dipicu oleh penurunan gas rumah kaca seperti metana dan karbon dioksida.
Baca Juga : Fakta Menarik Buah Anggur Untuk Kesehatan
Selama itu Bumi akan tertutupi oleh es glasiar dari kutub ke kutub. Karena sebagian besar energi matahati akan dipantulkan kembali ke luar angkasa oleh es, suhu rata-rata planet akan sekitar -50 derajat celcius. Jika snowball Earth benar-benar ada suatu hal yang sangat diperdebatkan untungnya kita tidak ada untuk merasakan dinginnya. Karena pada wkatu itu hanya organisme mikroskopis dan sederhana yang ada.
4. Tempat Paling Kering di Dunia
Tempat paling kering di dunia adalah Gurun Atacama di utara Chili. Gurun ini berada di sebelah badan air terbesar Samudra Pasifik. Curah hujan rata-rata tahunan di Arica, Chili, hanya 0.8 milimeter (0.03 inci) di percaya bahwa kota Calama di Atacama tidak melihat hujan selama 400 tahun sampai sebuah badan tiba-tiba turun pada tahun 1972.
Berbeda dengan kebanyak gurun, Atacama relatif dingin dan di bagian-bagian paling keringnya. Bahkan tidak menampung cyanobacteria (mikroorganisme fotosintetik hijau yang hidup dibatu atau dibawah batu). Ahli astrobiologi NASA melakukan perjalana ke Atacama untuk mencari mikroorganisme yang hidup di lingkungan yang sangat ekstrim ini. Dengan harapan untuk memahami bagaimana kehidupan bisa ada diplanet lain.
5. Gravitas Bumi Tidak Merata
Jika Bumi berbentuk bulat sempurna, medan gravitasinya akan sama di setiap tempat. Namun dalam kenyataannya permukaan planet ini bergerigi dan aliran ari, pergerak es serta pergerakan lempeng tektonik di bawah kerak Bumi mengubah tarikan gravitasnya. Variasi ini di kenal sebagao anomali gravitasi. Rentang gunung seperti Himalaya menyebabkan anomali gravitasi positif, gravitasi lebih kuat di sana daripada yang akan terjadi di planet yang sempurna dan halus.