Daftar Hewan Tercepat Didunia dari Udara, Air, dan Darat

Daftar Hewan Tercepat Didunia dari Udara, Air, dan Darat

Daftar Hewan Tercepat Didunia dari Udara, Air, dan Darat – berdasarkan penelitian para ilmuwan, maksimla kecepatan manusia berlari adalah 40 mil/jam atau sekitar 64 kilometer/jam. Namun, kecepatan tersebut sebenarnya tertinggal jauh dari kecepatan beberapa jenis hewan yang tergolong di dalam hewan tercepat di dunia. Hewan tercepat di dunia yang kita huni adaalh hewan yang bergerak dengan sayapnya. Yaitu, burung Peregrine Falcon yang mampu terbang dengan kecepatan 389 kilometer/jam. Hewan yang bergerak dengan kaki tercepat di dart adalah cheetah dengan kecepatan larinya 120 kilometer/jam. Adapun hewan yang bergerak dengan sirip tercepat ikan layaran dengan kecepatan berenang hingga 110 km/jam.

1. Kelinci Eropa

Hewan tercepat di dunia yang pertama, Kelinci Eropa (Orycrtolagus cuniculus) adalah satu-satunya spesies lagomorph yang telah di domestikasi oleh manusia. Kelinci Eropa hidup dengan mudah dalam kelompok sosial yang besar sementara kelinci cottontail Amerika tidak. Sifat kurang sosial dari kelinci ekor kapas Amerika di kombinasikan dengan keberagaman spesies yang lebih besar menciptakan situasi di mana peternakan kelinci tidak mengarah domestikasi atau untuk di jinakkan.

2. Wildebeest

Hewan tercepat di dunia kedua, Wildebeesr (Connochaetes) adalah salah satu mamalia herbivora anggota famili Bovidae yang tersebar di savana di pedalaman Afrika. Hewan yang masih berkerabat dekat dengan kambing ini terdiri atas dua spesies, yaitu Wildebeest biru (Connochaetes taurinus) dan wildebeest hitam (Connochaetes gnou) yang kesemuanya merupakan spesies endemik benua Afrika.

Ukuran Wildebeest biru lebih besar dengan panjang hingga 2,4 meter dan berat 290 kilogram. Mereka di sebut juga wildebeest biasa karena merupakan spesies yang lebih umum. Sementara wildebeest hitam tumbuh hingga sekitar 2,2 meter dan berat hingga 180 kilogram. Sesuai namanya, wildebeest hitam berwarna kelabu gelap hingga hitam. Sementara wildebeest biru sebenarnya berwarna kelabu kebiruan atau kadang kelabu kecoklatan.

Baca Juga : Bulu Dinosaurus Mirip Burung Modern Ilmuwan Ungkap Faktanya !

3. Ikan Layaran

Hewan tercepat di dunia ketiga, ikan layaran adalah dua jenis ikan di dalam genus Istiophorus yang tinggal di perairan hangat samudra-samudra dunia. Kebanyakan berwarna biru keabu-abuan dan memiliki sirip punggung tegak yang mirip dengan layar kapal. Ciri pentingnya adalah moncong yang memanjang, menyerupai moncong ikan todak. Ikan ini adalah ikan tercepat, bisa berenang hingga kecepatan 110 kilometer/jam.

Sirip punggungnya biasanya terlipat saat berenang, tetapi bisa naik apabila ikan layaran merasa terancam atau bersemangat. Membuatnya terlihat lebih besar daripada ukuran sebenanrnya. Siasar ini juga dapat di amati saat makan. Ketika sekelompok ikan layaran menggunakan sirip layar mereka untuk menggembala sekelompok ikan atau cumi. Ikan ini bisa mengubah tubuhnya menjadi biru muda dengan garis-garis kuning.

4. Pronghorn Antelope

Hewan tercepat di dunia keempat, Pronghorn atau kinjang tanduk bercabang adalah binatang miripantelop yang hidup di Amerika Uyra. Fakta, pronghorn sering di sebut sebagai antelop yang hidup di Amerika Utara. Faktanya, Pronghorn sering di sebut sebagai antelop Amerika. Ada empat subspesies pronghorn yang dapat di temukan di Meksiko, Arizona, di seluruh Great Plains dan di Kanada. Mendiami padang rumput dan gurun yang terbuka, mereka bisa bertahan di ketinggian hingga 3.300 meter.

Faktor utama yang mengurangi jumlah pronghorn di alam liar adalah hilangnya habutat, perburuan dan pagar buatan untuk ternak (yang mengganggu rute migrasi alaminya). Populasi pronghorn Meksiko sangat terancam punah (mungkin akan hilang dari alam liar dalam waktu dekat).

 

Cara Menyelamatkan Diri Ketika Bertemu Binatang Liar dan Buas

Cara Menyelamatkan Diri Ketika Bertemu Binatang Liar dan Buas – Bayangkan ketika kita tiba-tiba bertemu dengan binatang buas. Secara naluriah pasti kita akan berusaha menghindar. Namun, lari sekencang-kencangnya tidak menjamin seseorang selamat dari predator seperti beruang, singa atau amukan kerbau liar yang sejatinya bukan pemangsa. Bentuk fiisk manusia yang tidak menguntungkan saat berhadapan dengan hewan liar, namun kita dikaruniai otak yang mampu memikirkan cara untuk bertahan hidup. Setiap binatang buat terbukti memiliki titik lemah.

1. Singa

Seekor singa berisiko menerkam atau memcekik manusia hingga tewas, ketika dia merasa ada bahaya didekatnya. Saat berhadapan dengan karnivora tersebut, kamu haru menjaga agar mata tetap bertatapan dengan binatang tersbeut dan jangan lepaskan pandanganmu. Mundurlah secara perlahan-lahan, jangan pernah membalikkan punggung dan jangan lari. Singa biasanya akan mencoba menggertak sebelum menyerang. Saat itu bentangkan tanganmu selebar-lebarnya agar mereka merasa kita memiliki tubuh lebih besar dan buat suara gaduh. Hal ini akan membuat hewan buat itu berpikir dua kali sebelum menyerang dan memilih untuk lari.

2. Macan Tutul

Berbeda dengan singa, jika kamu menatap mata macan tutul, hewan buat itu akan menganggapnya sebagai tantangan. Jadi jangan pernah menatap namanya, buatlah diri kamu berdiri tegap dan terlihat besar serta jangan lupa untuk membuat gaduh. Macan tutul lebih memilih untuk mencekik mangsanya hingga tewas dalam diam. Mereka khawatir jika mengeluarkan suara, predator lain akan mencuri buruannya.

3. Gajah

Saat merasa terancam, gajah akan menyerang lawannya dengan menggunakan gading atau menginjaknya hingga tidak bernyawa. Saat kamu berhadapan dengan gajah yang sedang marah, cobalah untuk berdiri tegak dan terlihat berani. Gajah akan mengepakkan telinga dengan agresif dan meniup belalainya. Saat itu, jangan bergerak, hewan itu akan menggertak sekali dua kali. Buatlah diri ter;ihat besar, buat suara gaduh dan berdiri bertolak belakang dengan arah hembusan angin, agar mereka tidak bisa mencium bau kamu.

Baca Juga : Fakta Menarik Buah Anggur Untuk Kesehatan

4. Kerbau Liar

Hampir tidak ada kesempatan untuk selamat dari amukan kerau liar, jika kamu tidak cepat-cepat lari dan memanjat pohon. Hewan tersebut dapat berlari dengan sangat cepat dan memiliki tanduk yang tajam serta keras. Jadi panjatlah pohon untuk menghindari serudukannya.

5. Kuda Nil

Hewan yang satu ini memiliki rahan dan gigi yang sangat besar, bahkan bisa melahap kepala orang dewasa. Saat berhadapan dengan kuda nil, lebih baik kamu langsung mencari tempat berlindung atau memanjat pohon. Jika tidak, kesempatan kamu untuk selamat sangat tipis sekali, karena predator ini dapat berlari dengan kecepatan 30 mil per jam.

6. Anjing Liar Afrika

Anjing liar Afrika tidak bisa dijadikan sahabat manusia. Hewan buas itu tidak akan kenal ampun terhadap mangsanya. Anjing liar afrika iasanya tidak tertarik dengan manusia. Namun, jika kamu berhadapan dengan binatang liar ini, berdoalah agar dia tidak menyadari keberadaan kamu. Anjing ini sangat cepat dan tidak bisa diintimidasi.

Lain halnya jika yang kamu hadapi adalah anjing domsetik, kamu justru harus berdiri tegak dan bersikap melawan. Berteriaklah sekuat mungkin, tapi hindari tatap mata. Jagalah agar punggung kamu tidak menyentuh tanah. Jika terjatuh cepatlah berdiri kembali, selalu jaga agar kamu lebih tinggi dari hewan tersebut.

7. Hiu

Kebanyakan orang akan panik saat berhadapan dengan hiu, Predator air satu ini memang terkenal karena kebuasan dan kegarangannya di air. Tapi, tahukah kamu dengan meninju bagian hidung hiu kamu dapat memukul mundur hewan buas tersebut. Hidung adalah titik lemah bagi hiu, sangat sensitif.