Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami – Memiliki badan sehat dan bugar dengan berat ideal merupakan keinginan banyak orang. Sebab, hal ini juga menjadi acuan kesehatan tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Sayangnya banyak orang memilih cara cepat menurunkan berat badan tanpa memperhatikan efek sampingnya. Sebenanrnya, naik turunnya berat badan pada seseorang bergantung pada asupan kalori yang masuk ke tubuh, dan banyaknya aktivitas fisik, bisa memicu kenaikan berat badan.

Supaya bisa menurunkan berat badan, asupan energi atau kalori yang masuk ke tubuh harus lebih rendah dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan defisit kalori. Dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan gizi harian. Selain itu, kamu juga harus meningkatkan durasi aktivitas fisik sehingga bisa memecah lemak dan mengubahnya menjadi energi.

1. Mengonsumsi Protein saat Sarapan

Studi dalam BMJ Journals menyebutkan, protein bekerja dengan mengendalikan hormon nafsu makan. Asupan ini membuat kamu merasa kenyang lebih lama karena meningkatkan hormon pemicu rasa kenyang, yaitu kolesistokinin, peptida YY dan GLP-1. Ketahui apa saja pilihan makanan tinggi protein yang baik bagi kesehatan, bisa dijadikan menu sarapan yang efisien dan bergizi.

2. Kurangi Gula dan Karbohidrat Olahan

Cara menurunkan badan selanjutnya adalah mengurangi asupan karbohidrat olahan dan gula. Karena penting karbohidrat olahan tidak mengandung serat dan nutrisi penting lainnya. Selain, tubuh lebih mudah mencerna dan mengubah karbohidrat olahan menjadi glukosa sehingga membuat lebih cepat lapar. Sementara itu, glukosa terlebih yang masuk ke aliran darah dapat memicu peningkatan kadar hormon insulin. Hal ini mengakibatkan terjadinya kelebihan penyimpanan lemak pada jaringan adiposa yang memicu peningkatan berat badan.

3. Perbanyak Asupan Serat

Asupan serat dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga kamu tidak mencenderung makan berlebihan. Ini dapat menjadi salah satu cara menurunkan berat badan dengan cepat. Makanan kaya serat yang bisa kamu konsumsi yaitu buah-buahan sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Baca Juga : Tips Jitu Jaga Mata Tetap Sehat : Fresh setiap harinya

4. Cara Menurunkan Berat Badan dengan Rutin Olahraga

Olahrag teratur juga menjadi salah satu cara menurunkan berat badan secara alami dan cepat. Selain itu, aktivitas murah meirah ini bisa kamu lakukan setiap saat. Mulailah dengan melakukan kegiatan fisik dalam intensitas ringan sampai sedang saja. Contohnya berjalan cepat selama 30 menit, bersepeda atau berenang.

5. Tidur yang Cukup

Faktanya, kurang tidur dapat memperlambat proses perubahan kalori menjadi energi. Proses ini bernama metabolisme. Saat tidak berlangsung dengan optimal, tubuh akan menyimpan energi yang tidak terpakai sebagai lemak. Selain itu, durasi tidur juga memengaruhi kontrol hormon leptin dan ghrelin. Keduanya adalah hormon pengatur nafsu makan. Jika waktu tidur tidak sesuai dengan kebutuhan, kadar dua hormon tersebut akan mengalami peningkatan yang memicu naiknya berat badan.

6. Tidak Melewatkan Sarapan

Cara menurunkan berat badan selanjutnya adalah tidak melewatkan sarapan. Selain itu, pilih juga makanan dengan gizi yang seimbang untuk meningkatkan energi. Disamping itu coba untuk menghindari makanan atau minuman yang manis atau tinggi gula. Studi dalam BMJ Journals menyebutkan, porsi ideal untuk sarapan adalah sebanyak 30 atau 30 gram protein.

7. Menurunkan Berat Badan dengan Teh Hijau

Teh hijau adalah salah satu minuman sehat yang menjadi pilihan cara menurunkan berat badan. Minuman ini mengandung tinggi antioksidan yang mampu meningkatkan proses pembakaran lemak. Agar hasilnya lebih maksimal, kamu bisa memilih teh hijau bubuk atau seduhan asli tanpa adanya bahan tambahan dan tidak memberikan gula.

Cara Menghitung Defisit Kalori untuk Diet

Cara Menghitung Defisit Kalori untuk Diet

Cara Menghitung Defisit Kalori untuk Diet – Menurunkan berat badan seringkali menjadi tujuan setiap orang, baik untuk alasan kesehatan ataupun estetika. Nah, agar diet kamu berhasil, kamu haru tahu cara menghitung defisit kalori, Kemudian menerapkannya pada pola makan dan tingkat aktivitas fisik.

Mengenal, Apa Itu Defisit Kalori

Defisit kalori adalah kondisi ketika jumlah kalori yang di bakar lebih banyak daripada jumlah kalori yang masuk melalui makanan atau minuman. Untuk mencapai defisit kalori, kamu perlu mengonsumsi lebih sedikit dari biasanya, meningkatkan aktivitas fisik untuk membakar lebih banyak kalori atau mengkombinasi keduanya.

Manfaat Defisit Kalori untuk Kesehatan

Selain membantu menurunkan berat badan, defisit kalori juga memberikan berbagai manfaat kesehatan lainnya, seperti :

  • menurunkan resiko penyakit jantung
  • Mengontrol kadar gula darah
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
  • Mengurangi peradangan dalam tubuh

Menurut Kementerian Kesehatan RI, menjaga berat badan ideal melalui defisit kalori dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah berbagai penyakit kroni

1. Cara Menghitung Defisit Kalori

Selanjutnya, cara menghitung  defisit kalori adalah dengan cara menhitung angka basa metabolik (BMB). Angka Basa Metabolik adalah jumlah kalori yang bisa di butuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi vital saat istirahat, seperti bernafas, memompa jantung dan menjaga suhu tubuh.

Ada beberapa rumus yang bisa di gunakan untuk menghitung BMB, salah satunya adalah rumus Harris-Benedict :

  • Pria ; BMB = 66+ (13,75 X berat badan dalam kg) + (5 x tinggi badan dalam cm) – (6,8 x usia dalam tahun)
  • Wanita : BMB = 655 + (9,56 x berat badan dalam kg) + ( 1,85 x tinggi badan dalam cm – (4,68 x usia dalam tahun)

2. Menentukan Tingkat Aktivitas Fisik

Setelah mendapatkan angka BMB, langkah selanjutnya adalah menentukan tingkat aktivitas kamu, Berikut adalah kategori aktivitas fisik dan faktor penggalinya :

Sedanteri (tidak banyak bergerak): BMB x 1,2

Aktivitas Ringan (olahraga ringan 1-3 hari per minggu) : BMB x 1,375

Kegiatan Sedang (olahraga sedang 3-5 hari per minggu): BMB 1,55

Aktivitas Berat (olahraga berat 6-7 hari perminggu) : BMB X 1,725

Sangat Aktif (olahraga sangat berat setiap hari atau pekerjaan fisik) = BMB x 1,9

Baca Juga : 5 Tips Menambah Berat Badan Secara Alami

3. Menghitung Total kebutuhan Kalori Harian

Untuk menghitung total kebutuhan kalori harian kamu, kalikan juga angka BMB dengan faktor aktivitas fisik yang sesuai dengan gaya hidup kamu

Contoh :

Seseorang dengan BMB 1500 dan aktivitas sedang akan memiliki total kebutuhan harian sebesar 1500 x 1,55 =2325 kalori.

4. Tentukan Besaran Defisit Kalori

Setelah mengetahui total kebutuhan kalori harian, kamu bisa menentukan besaran defisit kalori. Defisit kalori yang umum di rekomendasikan adalah sekitar 500-750 kalori perhari. Defisit sebesar ini umumnya menghasilkan penurunan berat badan yang sehat yaitu 0,5-1kg perminggu.

Rumus :

Total Kebutuhan Kalori Harian – Defisit Kalori = Target Kalori Harian

Contoh :

Jika total kebutuhan kalori harian anda adalah 2325 kalori, dan anda ingin menciptakan defisit kalori 500 kalori, maka target kalori harian anda adalah 2325 – 500 = 1825 kalori

Contoh Perhitungan Defisit Kalori

Berikut adalah contoh perhitungan defisit kalori untuk seorang wanita berusia 30 tahun, tinggi 165 cm, berat 38kg dan memiliki aktifitas sedang :

Hitung BMB: 655 + (9,56 x 68) + (4,68 x 30) = 1426,38 kalori

Tentukan Tingkat Aktivitas Fisik: Aktivitas sedang (BMB X 1,55)

Hitung Total Kebutuhan Kalori Harian: 1426,38 X 1,55 + 2210,89 kalori

Tentukan Besaran Defisit Kalori: 2210,89 – 500 = 1710,89 kalori

Jadi, wanita tersebut perlu mengonsumsi sekitar 1711 kaori per hari untuk mencapai defisit kalori sebesar 500 kalori dan menurunkan berat badan secara efektif.